Sabtu, 18 Februari 2012

hADIS TENTANG ILMU

  1. Hadis Rasulullah Tentang Ilmu

    Hadis Rasulullah tentang Ilmu yang diakui oleh semua mazhab dalam Islam selain hadis: "Aku adalah kota Ilmu dan Ali adalah pintunya" Adalah hadis tentang keutamaan ilmu. Diantaranya adalah kewajiban bagi kaum muslimin untuk mencari ilmu dimanapun ilmu tersebut berada, seperti hadis tentang negeri China.

    beberapa orang menafsirkan makna hadis tersebut dengan bahwa di negeri china terdapat banyak ilmu, tapi apabila kita cermati lebih lanjut semantik dari kalimat hadis tersebut maka justru menunjukkan sebaliknya. sebenarnya detail maknawi dari hadis tersebut bukan: "belajarlah atau carilah ilmu sampai ke negeri China." seperti yang sering dimaknai orang.

    Hadis ini akan membingungkan jika tidak secara cermat ditelusuri makna semantik kalimatnya,karena pada kenyataannya tidak ada seorangpun ilmuwan Islam yang pada masa keemasannya merupakan pusat-pusat keilmuwan dunia, (bahkan khasanah para ilmuwan islam merupakan landasan kemajuan ilmu pengetahuan modern saat ini) yang pernah belajar ke china.

    Kalau kalimatnya ini ditafsirkan secara serampangan tanpa melihat detail semantiknya memang akan bermakna harfiah, yaitu bahwa orang-orang yang harus mengikuti perintah hadis ini (kaum muslimin) harus pergi ke negeri China, tentu dengan berbagai asumsi, seperti kemampuan melakukan perjalanan dan sebagainya.

    tapi pada detail kalimat pada hadis yang benar sesungguhnya terdapat kata penghubung: 'walaupun' diantara 2 frase itu, jadi yang benar: "Carilah ilmu walaupun sampai ke negeri China." Kalau kalimatnya seperti ini maka frase "sampai ke negeri China" bermakna kiasan. Karena penekanan kata penghubung 'walaupun' terletak pada frase 'mencari ilmu' bukan pada frase 'sampai ke negeri China.'

    Ilmu secara mandiri adalah kebenaran, dari segala sudut pandang mutlak tidak melihat kuantitasnya maupun kualitasnya adalah tetap sebuah kebenaran. Oleh karena itu ilmu walaupun sedikit, ataupun banyak sama saja, ataupun susah, tetap harus dicari. Misal disuatu tempat ilmu nyaris tidak ada, tapi keberadaannya ilmu yang sekedar nyaris di suatu tempat itu tetap harus/wajib dicari oleh orang2 yang merasa mengikuti perintah tersebut. Ini adalah sabda untuk memuliakan ilmu.

    penggunaan kata walaupun sebagai kata penghubung menyebabkan pola kalimat tersebut adalah negasi penguat predikat pada frase pada suatu sisi akan menegasi frase opositnya, oleh karena itu apabila hadis tersebut berfungsi sebagai penguat, dimana ilmu adalah hal yang dikuatkan, ditekankan, maka frase opositnya atau frase diseberangnya seharusnya yaitu "sampai ke negeri china" seharusnya justru lemah dalam hal kualitas maupun kuantitas ilmu. oleh karena itu jika tempat yang diperintahkan oleh rasulullah untuk mencari ilmu tersebut minim ilmu atau tempat yang lebih sukar untuk mencari ilmu, maka justru ilmu itu sendiri akan lebih berarti mulia, hadis ini bertujuan menjelaskan betapa mulianya ilmu.

    sebagai ilustrasi untuk lebih menjelaskan maknawi dari semantik hadis tersebut, dapat kita telusuri kalimat-kalimat dibawah ini sebagai ilustrasi, semoga bisa dimengerti maksud isi nya:

    1. Belajarlah walaupun ke Negeri yg jauh (karena posisi sedang di daerah jauh dari negara yg dimaksud), maka jawabnya adalah misalnya salah satunya adalah negara norwegia, atau afrika selatan

    2. Belajarlah walaupun ke Negeri yg belum maju atau negara yg masih berkembang, misalnya negara ethiopia, nepal, Philiphine.. dll..

    3. Belajarlah walaupun ke Negri yg sudah MAJU, misalnya negara Jepang, Singapore, dll..

    pada point ke 3 disini agak janggal jika menggunakan kata "walaupun", semoga dpt dimengerti maksud dibalik kata tsbt.

    oleh karena itu makna hadis tersebut akan lebih bermakna, dalam arti akan lebih memuliakan makna dari ilmu seperti yang dimaksud oleh Rasulullah apabila contoh yang diambil oleh rasulullah adalah daerah-daerah yang justru minim ilmunya, atau daerah-daerah yang sukar untuk mencari ilmu. maka apabila kita memaknai hadis tersebut sesuai dengan makna semantiknya, maka di china pada masa nabi justru merupakan tempat yang:
    1) sukar untuk mencari ilmu, atau
    2) nyaris tidak ada ilmunya, atau
    3) tempat yang apabila dibandingkan dengan tempat lain di muka bumi ini, maka tempat tersebut paling sedikit ilmunya.

    Secara wujud, ilmu adalah suatu bentuk abstrak dari keberadaan jiwa dan ruh manusia, atau makhluk yang telah mendekati tingkat manusia seperti malaikat, jin dan setan. Pada makhluk-makhluk tersebutlah ilmu dapat ditampung. Oleh karena itu makna tempat agak rancu jika diterapkan pada ilmu. Oleh karena itu maka maksud dari hadis Rasulullah tentang ilmu tersebut pastilah berkenaan dengan kondisi psikologis manusia secara umum yang menempati wilayah tersebut. maka hadis tersebut akan bermakna memuliakan ilmu jika satu, dua atau tiga dari kemungkinan tiga keadaan terpenuhi, yaitu:
    1) bahwa karakter orang-orang china secara umum adalah suka merahasiakan informasi atau ilmu atau pengetahuan tertentu sehingga sukar bagi orang luar untuk mendapatkan ilmu dari mereka. Atau dengan kata lain mereka pelit terhadap ilmu.
    2) bahwa orang-orang china secara umum nyaris tidak berilmu
    3) bahwa diantara bangsa-bangsa yang lainnya di seluruh muka bumi ini, maka secara umum orang china relatif adalah yang paling tidak berilmu diantara mereka.

    sebenarnya, sedikit banyak beberapa karakter kemungkinan diatas dapat dijumpai pada kenyataan sebenarnya. pada yang pertama, orang china secara umum sukar membagi pengetahuannya. hal sudah nampak dari kegemaran mereka secara umum bermain rahasia-rahasiaan. juga pada masa feodal china banyak guru yang tidak memberikan semua ilmunya kepada muridnya, juga begitu susahnya seorang murid untuk mendapatkan ilmu dari seorang suhu.

    pada yang kedua, orang china secara umum nyaris tidak berilmu. Seseorang tampak berilmu atau tidak sebenarnya tampak pada adabnya, atau akhlaknya. akhlak bukanlah sesuatu yang bisa diindera, tapi hikmah yang dapat ditangkap oleh hati manusia ketika ia mengikuti perilaku seseorang. Oleh karena itu dalam konteks sosial indikator keilmuan dalam konteks suatu bangsa adalah masalah keadilan dan hukum. Apabila kita melihat hal tersebut di negeri China pada masa Rasulullah, maka sukar kita dapat melihat keberberadabannya ketika melihat penegakan keadilan pada masa feodal china. Pada masa feodal china, seseorang yang dijatuhi vonis sebagai pengkhianat, maka penghuni satu rumahnya harus bersiap-siap menghadapi pedang pemenggal maut, karena mereka dikaitkan dengan pengkhianatan kepala keluarganya. Fenomena ini jelas menunjukkan ketiadaanya adab.

    sebenarnya sampai saat sekarangpun boleh dikatakan perilaku penguasa sebagaimana pada masa feodal china masih berlaku. hukum jatuh dengan keras bagi rakyat kebanyakan china, tapi sepak terjang orang-orang yang menduduki posisi tinggi di partai komunis china, dan kerabat dekat pejuang komunis china nyaris tidak terendus oleh hukum.

    pada yang ketiga, secara umum apabila dibandingkan dengan bangsa lain di dunia maka bangsa china adalah yang paling tidak berilmu diantara mereka. hal ini justru nampak sangat mencolok pada masa sekarang. Yaitu masalah kegemaran bangsa china untuk menjiplak segala penemuan orang lain. menjiplak disamping sebenarnya melanggar hukum, atau adab pergaulan kemanusiaan, juga sebenarnya merugikan dirinya sendiri. karena kegemaran menjiplak menandakan lemahnya semangat penemuan. karena kegemaran berlarut-larut dalam hal menjiplak, maka menyebabkan bangsa tersebut cukup puas dengan kualitas hasil jiplakannya sama dengan yang asli, akhirnya daya kreasinya akan macet. Semua bangsa dan orang dapat maju jika kemajuan tersebut diperoleh dengan cara menjiplak.

    Kemudian yang paling penting lagi adalah bahwa menjiplak merupakan indikasi ketiadaan ilmu pada diri si penjiplak. inovasi timbul karena adanya dorongan atau potensi untuk memenuhi kebutuhan material di kehidupan sementara ini. dorongan tersebut akan bisa teraktualisasi dengan penemuan jika diantara keduanya terdapat gerak substansial yaitu intelektual yang mampu menghubungkan antara kesadaran kognitif dan kesadaran manusia. Atau dengan kata lain dibutuhkan ilmu untuk mengaktualkan potensi pada diri manusia. Oleh karena itu seharusnya inovasi adalah suatu hal yang fitrah pada diri manusia seiring dengan meningkatnya kebutuhan manusia itu sendiri, jika manusia tersebut mempunyai bekal untuk mengaktualisasikan potensinya, dalam hal ini bekal tersebut adalah ilmu. Inilah yang disebut dengan ibadah, (manusia yang mampu mengaktualkan potensi dalam dirinya). Jika manusia tidak berinovasi sedangkan kebutuhan hidupnya jelas selalu akan meningkat maka hal ini menunjukkan ketiadaan kepercayaan diri untuk mengaktualkan potensi atau dorongannya. Kepercayaan diri untuk mengaktualkan potensi atau dorongan tersebut ditumbuhkan karena keberadaan adanya bekal untuk mengaktualkannya, dalam hal ini adalah ilmu. Orang yang sedikit ilmunya akan selalu ragu-ragu, dalam memulai sesuatu hal yang baru yang belum pernah dialaminya. Suatu hal ang baru akan tampak sebagai resiko bagi dirinya. Oleh karena itu ia lebih suka menjiplaknya dari suatu hal yang telah dikerjakan oleh orang lain karena menurutnya hal tersebut akan meminimalisir resikonya.


    Hadis ini secara tidak langsung dapat kita masukkan sebagai mujizat karena menunjukkan kepada kita bukti kenabian Rasulullah Muhammad. Dimana pada hadis ini beliau telah menunjukkan pada kita gambaran masa depan. gambaran masa depan mengenai keadaan psikologis secara umum suatu bangsa yang mana kesempurnaan pembuktiannya, khususnya yang berkenaan dengan kasus kegemaran menjiplak, yang mana 'trend' ini baru muncul di masa depan pada kisaran dua abad di belakang ini.
    Last edited by slebore; 10-01-2011 at 05:21 AM.
  2. #2
    Roller Fun Roller Fun slebore is on a distinguished road
    Join Date
    Sep 2011
    Usia
    37
    Posts
    218
    Rep Power
    1

    Google Earth Proves that the Prophet Muhammad (pbuh) is RIGHT !

    Ketika pemahaman makhluk Allah sampai pada puncak-puncak Jasad, Ruh dan Kesadaran, kemudian dilanjutkan lagi sampai pada maha puncak dari pemahaman makhluk yaitu penyatuan dengan kehendak Allah. Maka portal antar dimensi sudah berada dalam genggamannya. Salah satunya adalah mujizat Rasulullah dengan mendatangkan unta antar dimensi pada Abu Jahal yang waktu itu hendak menimpakan batu besar ke kepala beliau ketika beliau sedang sujud.


    dibawah ini adalah video yang menampakkan mujizatnya, suatu yang amat mudah dan sebagian yang amat sangat sedikit saja dari kemampuan Rasulullah melakukan sesuatu, yang bagi makhluk lain akan terlihat sebagai sebuah mujizat besar


  3. #3
    Roller Fun Roller Fun slebore is on a distinguished road
    Join Date
    Sep 2011
    Usia
    37
    Posts
    218
    Rep Power
    1

    Mengapa Keajaiban Mujizat Al-Qur'an Sering Baru terbuktikan Pada Jaman Modern?

    Kehebatan mujizat Al-Qur'an sering melampaui jamannya. Apalagi bagi sudut pangan masyarakat kebanyakan atau awam dalam hal keilmuan Islam. Sering pembuktian isi kandungan Al-Qur'an terjadi pada masa modern, seperti tentang pernyataan dalam ayat Al-Qur'an tentang penentu gender pada janin dalam kandungan.

    Kandungan kitab suci Al-Qur'an melekat pada pengembannya yaitu Rasulullah Muhammad saw. Keyakinan para pemeluk Islam terhadap isi firman Allah disebabkan karena kapasitas atau nilai kemanusiaan dari pengembannya yaitu Rasulullah Muhammad saw. Baru kemudian sang pengemban menjelaskan makna kandungan Kitab Suci Al-Qur'an. Termasuk ayat mengenai penentuan gender janin di atas. tidak mungkin Allah tidak menjelaskan kebenaran kandungan ayat yang ada dalam kitab suci tersebut di atas kepada Rasulullah ketika beliau menerima ayat tersebut.

    Tidak mungkin pula beliau tidak menyampaikan makna ayat tentang keajaiban diatas kepada pengikut beliau kaum muslimin. Karena salah satu sifat Kenabian adalah Amanah dan menuntun. Hal ini hanya bermakna satu hal, tidak semua kaum muslimin mendapatkan pengajaran khusus dari Rasulullah, hanya orang terdekat beliau yang bersedia merendahkan dirinya dihadapan beliau secara utuh karena keyakinannya kepada janji Allah dan kapasitas Rasulullah yang akhirnya menerima pengajaran beliau tentang isi Kitab Suci secara lebih menyeluruh.

    Untuk itulah maka Allah dalam firmannya yang tercatat pada Al-Qur'an yang sampai pada manusia melalui perantara Rasulullah selalu menekankan akan pentingnya ilmu. Perintah Allah kepada umat manusia yang disampaikan melalui perantara Rasulullah tersebut akhirnya berhasil menuntun manusia kepada ilmu pengetahuan, sehingga saat ini manusia dapat membuktikan kebenaran ayat-ayat suci Al-Qur'an itu sendiri dengan pembuktian ilmiah.

  4. #4
    Roller Fun Roller Fun slebore is on a distinguished road
    Join Date
    Sep 2011
    Usia
    37
    Posts
    218
    Rep Power
    1
    Apabila memasuki pembahasan tentang ilmu dalam Islam, maka mazhab ahlulbayt atau mazhab syiah adalah satu-satunya mazhab dalam Islam yang menganggap ilmu merupakan salah satu hal yang terpenting. Karena dalam Islam mazhab ahlulbayt atau mazhab Syiah ilmu mempunyai kaitan yang erat dengan kesempurnaan tauhid. Menurut mazhab ahlulbayt atau syiah, ilmu mempunyai kedudukan atau nilai nomor kedua setelah kesempurnaan tauhid, kesempurnaan tauhid adalah hal yang terpenting dalam ber-Tuhan. Ilmu kedudukannya nomor dua setelah kesempurnaan tauhid. Akan tetapi ternyata diperlukan ilmu untuk mencapai posisi kesempurnaan tauhid. Atau dengan kata lain untuk mencapai kedudukan tertinggi yaitu level kesempurnaan tauhid, manusia wajib pula lulus pada kedudukan yang kedua, yaitu kedudukan di level ilmu.

    Atau dengan kata lain, mustahil bagi manusia untuk mendapatkan pemahaman kesempurnaan tauhid tanpa ilmu. Hubungan antara Kesempurnan Tauhid dan ilmu menurut Islam mazhab ahlulbayt atau mazhab Syiah dapat diibaratkan sebagaimana hubungan antara sebuah kota dengan gerbangnya, Untuk memasuki kota harus melalui gerbang kota tersebut. Untuk mencapai Kesempurnaan Tauhid harus melalui ilmu. Oleh karena itu ilmu menurut mazhab ahlulbayt nilainya lebih daripada jihad fi sabilillah, dan amal ibadah. Oleh karena itu ilmu juga merupakan jihad dan amal ibadah, bahkan ilmu adalah jihad dan amal yang tertinggi.

    tuntunan atau dalil orang-orang dari mazhab Ahlulbait atau Syiah dalam menyatakan bahwa posisi ilmu adalah nomor dua setelah tauhid, dimana kesempurnaan tauhid berada pada kedudukan yang tertinggi, ada banyak.

    tapi yang terpenting diantaranya ada dua dalil. dalil yang pertama adalah QS 29 ayat 20, surat Al Ankabut,

    Katakanlah: "Berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi . Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

    menurut kaum muslimin mazhab ahlulbayt, ayat diatas adalah ayat utama dari Alqur'an yang menuntun manusia menuju kepada tauhid. Tauhid adalah persaksian dan pengakuan manusia akan penciptaan dirinya oleh Tuhannya yaitu Allah.

    Kitab suci Alqur'an adalah kitab yang menerangkan SEGALA SESUATU, jadi pada hakikatnya tidak ada lagi yang dilewatkan oleh Alqur'an untuk menjawab segala permasalahan dan pertanyaan yang mungkin diajukan oleh manusia. Ilmu mempunyai tingkatan-tingkatan. Tingkatan yang termasuk paling tinggi adalah hikmah. Ayat tentang hikmah juga banyak terkandung dalam Alqur'an.

    Sedangkan dalam menjelaskan segala sesuatu yang mungkin ditanyakan oleh manusia tersebut Kitab suci Alqur'an secara gamblang mengandung beberapa metode, salah satu diantara metodenya adalah hikmah tersebut.

    jawaban dari pertanyaan manusia yang berupa hikmah, membimbing manusia untuk melakukan merenung dan kontemplasi. hikmah biasanya diberikan kepada manusia yang sedikit banyak telah mempunyai ilmu yang berkaitan dengan segala hal di luar dirinya, atau dengan kata lain hikmah diberikan kepada orang-orang yang telah berpengalaman dalam kehidupan dan bersedia merenungkannya.

    Sedangkan ilmu pada level dibawah hikmah yang memrintahkan manusia untuk mendapatkan ilmu atau pemahaman din luar dirinya diantaranya yang telah disebutkan diatas, yaitu ayat suci Alqur'an, surat Al Ankabut 20.

    Selain menggunakan metode hikmah, Alqur'an juga menggunakan metode tuntunan. untuk menerangkan berbagai pertanyaan manusia yang berkaitan dengan segala sesuatu di luar dirinya seperti alam semesta ini, Alqur'an menggunakan metode tuntunan.

    Surat Al Ankabut secara langsung telah menuntun umat manusia untuk mencari ilmu di lar dirinya. Ilmu-ilmu yang secara umum levelnya memang lebih rendah daripada ilmu hikmah. Tetapi level tersebut tetap wajib diikuti oleh kaum muslimin apabila dia hendak mencapai level yang lebih tinggi lagi, yaitu level hikmah.

    Pada ayat 20 surat Al-Ankabut disebutkan bahwa manusia diperintahkan untuk berjalan di muka bumi untuk mengetahui bagaimana Allah menciptakan manusia di masa awal. Kemudian dengan berjalan di muka bumi itupula kita akan dapat mengetahui bagaimana Allah menciptakan manusia-manusia berikutnya. detail lebih jelas lagi dari penafsiran ayat ini akan diuraikan pada pembahasan lainnya.

    Tapi makna ayat yang cukup gamblang disebutkan oleh ayat tersebut adalah bahwa Allah memerintahkan manusia untuk mencari ilmu pengetahuan, berjalan dimuka bumi mempunyai makna bahwa kesempurnaan tauhid tersebut diperoleh dengan mencari ilmu. Alqur'an tidak memerintahkan manusia untuk melihat lagi pada Alqur'an itu sendiri untuk bertauhid kepada Allah, tetapi Alqur'an memerintahkan manusia untuk mencari ilmu sebagai langkah awal dalam mendapatkan pemahaman tauhid.

    Dalil kaum muslimin mazhab ahlulbayt (Syiah) lainnya yang menyatakan bahwa ilmu merupakan suatu jalan utama untuk mencapai kesempurnaan tauhid adalah sebuiah hadis Rasulullah.

    Hadis ini hanya beredar di kalangan ahlulbayt dan tidak dikenal sama sekali oleh kaum muslim sunni.

    Dalam hadis tersebut Rasulullah bersabda: "Sebaik-baiknya pembantu iman adalah ilmu. sebaik-baiknya pembantu ilmu adalah akal. sebaik-baiknya pembantu akal adalah kelembutan. sebaik-baiknya pembantu kelembutan adalah kelunakan" Biharul Anwar 75/52

    Hadis ini sebenarnya senafas dengan surat Al Ankabut 20, terutama kalimat pertamanya, "Sebaik-baik pembantu iman adalah ilmu"

    Dalam mencapai tauhid manusia membutuhkan dua hal. dan kedua hal tersebut melibatkan ilmu.

    Yang pertama adalah ilmu-ilmu yang harus diperoleh manusia dengan cara kognitif terhadap berbagai fenomena diluar dirinya. dengan ilmu-ilmu tersebut manusia diperintahkan untuk dapat memurnikannya menjadi hikmah. setelah memperoleh hikmah tersebut, manusia manusia diwajibkan untuk memurnikan berbagai hikmah kebijaksanaan tersebut menjadi pemahaman kesempurnaan tauhid.

    kronologi proses diatas memerlukan dua tahapan atau dua hal sehingga manusia dapat memperoleh pemahaman kesempurnaan tauhid,
    yang pertama adalah mendapatkannya secara kognitif, kemudian hasilnya diproses lebih lanjut secara batiniah. Nah untuk memprosesnya dibutuhkan usaha untuk memurnikan ilmu-ilmu menjadi hikmah, dan hikmah menjadi pemahaman kesempurnaan tauhid.

    Untuk mendapatkan kemampuan memurnikan ilmu dan hikmah tersebut manusia membutuhkan penyucian jiwa. Penyucian jiwa diperlukan untuk mendapatkan hidayah dari Allah, Hidayah adalah tuntunan yang bersifat pemberian mutlak. Hidayah dapat pula dikatakan sebagai Tauhid yang fitrah. Fitrah karena merupakan pemberian mutlak dari Allah tanpa perlu manusia tersebut melakukan usaha. Akan tetapi manusia baru dapat mengapresiasi Hidayah atau Tauhid yang bersifat pemberian mutlak tersebut dengan sempurna jika ia mampu menyelaraskan atau menghubungkan antara hidayah atau potensi Fitrah yang ada di dalam dirinya tersebut dengan fenomena-fenomena yang berada di luar dirinya. Atau dengan kata lain tauhid yang telah ada dalam diri manusia tersebut belum mencapai kesempurnaan sebelum manusia tersebut mampu menghubungkan tauhid yang merupakan pemberian Allah secara mutlak dan telah ada di dalam dirinya tersebut dengan pembuktian tauhid melalui fenomena-fenomena ciptaan Allah yang berada di luar dirinya. Untuk menghubungkannya dibutuhkan ilmu.

    Dengan cara membandingkan, dengan tujuan menemukan hubungan atau keselarasan antara Potensi Fitrahnya dengan fenomena-fenomena yang berada di luar dirinya, manusia akan mampu menghayati potensi fitrahnya sendiri. Potensi fitrah manusia juga lebih sering oleh kalangan luas disebut dengan hati nurani. Oleh karena itu seiring dengan perjalanan hidupnya manusia harus selalu tetap menjaga keadaan hatinya. Sedikit banyak diperlukan pula ilmu kognitif dan hikmah supaya manusia selalu dapat tetap fitri dengan cara mampu menjaga keadaan hatinya selalu bersih. ilmu dan hikmah sedikit banyak akan membantu menuntun manusia untuk terbiasa mengikuti insting ilahiahnya, insting tersebut akan menghindarkan manusia dari segala hal yang akan menjauhkan atau menghalangi manusia itu sendiri dari mendapatkan hidayah atau tuntunan langsung dari Allah.
    Last edited by slebore; 10-07-2011 at 09:50 AM.

  5. #5
    Roller Fun Roller Fun slebore is on a distinguished road
    Join Date
    Sep 2011
    Usia
    37
    Posts
    218
    Rep Power
    1
    QS Al-Ankabut 20 tersebut sebenarnya juga bisa digunakan untuk menganalisa teori Evolusi. Islam mazhab ahlulbayt atau (Syiah) menerima hal itu. bisa dibaca pada beberapa pandangan ulama terkemuka mereka. juga bisa dibaca pada buku mereka: Filsafat Sains menurut Al-Qur'an, karya Dr Mehdi Golzhani, terbitan Mizan. Pada buku ini terdapat ayat-ayat Al-Qur'an yan menunjukkan adanya teori Evolusi

    Yang ditolak oleh Islam menurut mazhab Ahlulbayt bukanlah teori Evolusi akan tetapi teori evolusi Darwin. Kesalahan fundamental dari teori evolusi darwin adalah bawa ia (Darwin) menisbatkan timbulnya beragam spesies yang berbeda ini karena faktor variasi/mutasi, kemudian terjadi seleksi alam. Hal ini jelas tidak sesuai dengan fakta yang ada (fakta paleontologis) dan fakta rasional (hitungahn matematis).

    Apabila benar adanya mutasi secara acak yang menyebabkan adanya variasi, maka seharusnya untuk menghasilkan dua spesies berbeda yang berasal dari satu spesies asal dibutuhkan banyak spesies perantara. Maka untuk menghasilkan keberagaman fauna dan hayati seperti yang ada sekarang ini semestinya dibutuhkan adanya jutaan bahkan trilyunan spesies binatang dan tumbuhan perantara yang gagal beradaptasi/ gagal seleksi. dan tentunya menghasilkan timbunan jumlah fosil yang jauh lebih banyak lagi. Bahkan bisa jadi lapisan kerak kulit bumi ini seharusnya terbentuk dari fosil-fosil binatang-binatang dan tumbuhan yang mengalami mutasi, untuk menghasilkan jumlah keberagaman fauna dan hayati seperti yang ada sekarang. kenyataannya eksplorasi paleontologi tidak menunjukkan fakta tersebut.


    Maka Teori Evolusi Darwin yang didasarkan pada mutasi dan seleksi alam sesungguhnya telah runtuh. Tapi tidak demikian halnya dengan Teori Evolusi Agama.

    Teori Evolusi Agama menisbatkan bahwa adanya variasi makhluk-makhluk di alam semesta ini tidaklah berdasarkan pada mutasi dan seleksi alam. yang apabila ditarik landasan filosofisnya akan ditemui bahwa Teori Mutasi dan Seleksi Alam Darwinisme mendasarkan bahwa penciptaan ini hanyalah berdasar pada azas kebetulan belaka.

    Bagi Teori Evolusi Agama tidak ada kebetulan dalam rancangan penciptaan alam ini. Teori Evolusi Agama mendasarkan diri bahwa keberagaman Ciptaan ini disebabkan karena makhluk sebagai obyek evolusi juga sekaligus memiliki kehendak ikhtiari sebagai subyek evolusi, untuk mengembangkan dirinya mengikuti tuntunan dan kehendak Ilahiah. Maka alam semesta sebagai makhluk Allah dan termasuk segala makhluk-makhluk Allah yang lainnya di alam itu sendiri, dalam usahanya untuk mencapai keridhaan-Nya, dilakukan dengan cara mendekatkan diri dengan kehendak-Nya dan berupaya secara sadar untuk mewujudkan kehendak Allah atas dirinya. Dengan ini maka ia sekaligus juga telah mengembangkan potensi dirinya tidak hanya secara batiniah kepada Allah SWT, etapi juga secara material akan terbentuk proses evolusi makhluk-makhluk Allah yang menunjukkan keagungan-Nya. Apabila ada kehendak ikhtiari makhluk-makhluk Allah untuk mengembangkan diri ke arah yang lebih baik dalam upaya untuk mencapai kehendak Allah yang akan berakibat akan diperolehnya keridhaan-Nya, maka evolusi terjadi secara terarah, terencana, dengan penuh kesadaran dsan mewujudkan rancangan adanya Pencipta dibelakang semua materialisme yang terindera ini.


    kita bukanlah keturunan kera atau monyet. kalau berasal-usul yang sama; iya, akan tetapi kita bukan berasal dari kera, tapi kalau ditilik dari teori evolusi sesungguhnya bahkan gajah dengan semut juga berasal dari asal yang sama.

    ingat bahwa biasanya yang pada awalnya sangat bertentangan dengan ilmu pengetahuan adalah doktrin-doktrin gereja dan cerita-cerita israiliyat, cerita gubahan-gubahan para ulana ahlul kitab yang ingkar kepada Allah. Mereka selalu keras menentang ilmu pengetahuan. Ingat yang terjadi pada Galileo. Gereja juga sangat menentang Teori Evolusi, karena kebodohan, mereka menisbatkan bahwa teori Evolusi beranggapan bahwa manusia adalah keturunan kera, padahal manusia dan kera berada pada cabang yang berbeda.

    sebenarnya banyak doktrin sejarah Islam yang penafsirannya malah mengadopsi cerita-cerita israiliyat (cerita-cerita yang telah dipalsukan oleh pendeta2 yahudi yang mengikuti hawa nafsunya) seperti misalnya anggapan incest yang terjadi pada putra-putri Nabi Adam. Padahal incest dilarang dalam agama, pembunuhan Habil adalah pembunuhan yang pertamakalinya di dunia yang dikarenakan incest, KIta patut mempertanyakan asal-usul doktrin kita sendiri yang agak aneh, dan tidak bersumber dari Kitab Suci Alqur'an, patut diketahui bahwa bahkan binatang yang bebas hidup liar di alam tidak pernah melakukan incest! binatang yang melakukan incest adalah binatang yang hidup dalam peliharaan ekosistem buatan manusia. sunnguh amat aneh jika binatang tidak melakukan incest tapi manusia justru melakukannya! hal ini melalui tuntunan agama pula!

    Patut diketahui bahwa amat banyak terjadi pengadopsian cerita-cerita Islam yang diambil dari cerita-cerita Israiliyat, seperti misalnya bahwa perempuan diambil dari tulang rusuk laki-laki, cerita ini adanya di kitab perjanjian lama (bukan dalam Alqur-an) Alqur'an sendiri telah menjelaskan bahwa Kitab-kitab Yahudi banyak yang telah disimpangkan ceritanya oleh 'ulama' mereka yang ingkar. Apabila menengok cerita Perjanjian Lama Yahudi maka akan banyak sekali ditemui kekacauan cerita, seperti cerita Nabi Luth yang meniduri anak perempuannya sendiri, Nabi Nuh yang mabuk, dll. Kebetulan cerita dari Bani Israil inilah yang banyak diambil oleh kalangan muslim awal sebagai sumber rujukan, hal ini disebabkan keengganan mereka mengambil sumber dari ahlulbayt sebagai rujukan sumber cerita sejarah kisah manusia di masa lampau.


    Selain daripada itu sejarah membuktikan bahwa tradisi yang selalu bertentangan dengan ilmu pengetahuan di masa lampau adalah tradisi ahlul kitab, terutama tradisi gereja. tercatat Galileo Galilei dan Charles Darwin sendiri adalah pihak-pihak yang amat sangat dimusuhi oleh gereja, karena ilmu pengetahuan bertentangan dengan doktrin gereja. Sedangkan Islam justru merupakan agama dimana ilmu pengetahuan sangat subur dan dipupuk secara mendalam oleh agama ini. Tercatat banyak ilmuwan Islam yang sampai sekarang merupakan para peletak landasan ilmu pengetahuan di dunia

HADIS RASULLAH SAW

1. Apabila kamu melewati taman-taman surga makan dan minumlah

sampai kenyang. Para sahabat lalu bertanya, "Apa yang dimaksud

taman-taman surga itu, ya Rasulullah?" Beliau menjawab,

"Kelompok zikir (Kelompok orang yang berzikir atau majelis

taklim)." (HR. Tirmidzi dan Ahmad)

2. Menyebut-nyebut Allah adalah suatu penyembuhan dan menyebut-

nyebut tentang manusia adalah penyakit (artinya penyakit

akhlak). (HR. Al-Baihaqi)

3. Demi yang jiwaku dalam genggamanNya, kalau kamu selamanya

bersikap seperti saat kamu ada bersamaku dan mendengarkan zikir,

pasti para malaikat akan bersalaman dengan kamu di tempat

tidurmu dan di jalan-jalan yang kamu lalui. Tetapi, wahai

Handhalah (nama seorang sahabat) kadangkala begini dan

kadangkala begitu. (Beliau mengucapkan perkataan itu kepada

Handhalah hingga diulang-ulang tiga kali). (HR. Tirmidzi dan

Ahmad)

4. Rasulullah Saw menyebut-nyebut Allah setiap waktu (saat).

(HR. Muslim)



5. Perumpamaan orang yang berzikir kepada Robbnya dan yang

tidak, seumpama orang hidup dan orang mati. (HR. Bukhari dan

Muslim)

6. Nyanyian dan permainan hiburan yang melalaikan menumbuhkan

kemunafikan dalam hati, bagaikan air menumbuhkan rerumputan.

Demi yang jiwaku dalam genggamanNya, sesungguhnya Al Qur'an dan

zikir menumbuhkan keimanan dalam hati sebagaimana air

menumbuhkan rerumputan. (HR. Ad-Dailami)

7. Dua kalimat ringan diucapkan lidah, berat dalam timbangan dan

disukai oleh (Allah) Arrohman, yaitu kalimat: "Subhanallah

wabihamdihi, subhanallahil 'Adzhim" (Maha suci Allah dan segala

puji bagi-Nya, Maha suci Allah yang Maha Agung). (HR. Bukhari)


8. Ada empat perkara, barangsiapa memilikinya Allah akan

membangun untuknya rumah di surga, dan dia dalam naungan cahaya

Allah yang Maha Agung. Apabila pegangan teguhnya "Laailaha

illallah". Jika memperoleh kebaikan dia mengucapkan

"Alhamdulillah", jika berbuat salah (dosa) dia mengucapkan

"Astaghfirullah" dan jika ditimpa musibah dia berkata "Inna

lillahi wainna ilaihi roji'uun." (HR. Ad-Dailami)

9. Maukah aku beritahu amalanmu yang terbaik, yang paling tinggi

dalam derajatmu, paling bersih di sisi Robbmu serta lebih baik

dari menerima emas dan perak dan lebih baik bagimu daripada

berperang dengan musuhmu yang kamu potong lehernya atau mereka

memotong lehermu? Para sahabat lalu menjawab, "Ya." Nabi Saw

berkata,"Zikrullah." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)


10. Menang pacuan "Almufarridun". Para sahabat bertanya, "Apa

Almufarridun itu?" Nabi Saw menjawab, "Laki-laki dan wanita-

wanita yang banyak berzikir kepada Allah." (HR. Muslim)


Penjelasan:
Almufarid ialah orang yang gemar zikrullah dan selalu

mengamalkannya dan tidak peduli apa yang dikatakan atau

diperbuat orang terhadapnya.

11. Seorang sahabat berkata, "Ya Rasulullah, sesungguhnya

syariat-syariat Islam sudah banyak bagiku. Beritahu aku sesuatu

yang dapat aku menjadikannya pegangan." Nabi Saw berkata,

"Biasakanlah lidahmu selalu bergerak menyebut-nyebut Allah

(zikrullah)." (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

12. Sebaik-baik zikir dengan suara rendah dan sebaik-baik rezeki

yang secukupnya. (HR. Abu Ya'la)

Penjelasan:
Rezeki yang secukupnya artinya yang cukup untuk memenuhi

kebutuhan dan keperluan dan tidak berlebih-lebihan.

13. Di antara ucapan tasbih Rasulullah Saw ialah :

"Maha suci yang memiliki kerajaan dan kekuasaan seluruh alam

semesta, Maha suci yang memiliki kemuliaan dan kemahakuasaan,

Maha suci yang hidup kekal dan tidak mati." (HR. Ad-Dailami)


14. Aku bertanya, "Ya Rasulullah, apa keuntungan dan

keberuntungan yang diperoleh dari majelis zikir (majelis

taklim)?" Nabi Saw menjawab, "Keuntungan dan keberuntungan yang

diperoleh dari majelis zikir (majelis taklim) ialah surga." (HR.

Ahmad)

15. Tiada amal perbuatan anak Adam yang lebih menyelamatkannya

dari azab Allah daripada zikrullah. (HR. Ahmad)

16. Wahai Aba Musa, maukah aku tunjukkan ucapan dari

perbendaharaan surga? Aku menjawab, "Ya." Nabi berkata, "La

haula wala Quwwata illa billah." (Tiada daya upaya dan tiada

kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah)." (HR. Ibnu Hibban

dan Ahmad)

---------------------------------------------------------------

-----------------
Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr.

Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press

Disadur dari: HaditsWeb 2.0 - Sofyan Efendi - Kumpulan dan

Referensi Belajar Hadits



" Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan - bisikan mereka kecuali bisikan orang yang menyuruh manusia memberikan sedekah, atau berbuat ma'ruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia " ( An-nisaa ayat 114 )
"" Seorang duduk disebelah kanan dan yang lain duduk disebelah kiri. Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada didekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir. " ( Qaaf ayat 17 - 18 )
Abdullah bin Umar Ra meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda : Kepada yang senang membaca Al'Quran di hari kiamat nanti dikatakan : " Bacalah dan perbaikilah bacaanmu sebagaimana yang telah kamu kerjakan didunia dahulu, maka sesungguhnya kedudukanmu itu tergantung kepada akhir ayat yang telah kamu baca itu. " ( HR. Tirmidzi)
Abu Hurairah Ra berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda " Cukuplah bagi orang itu disebut pembohong jika dengan setiap apa yang ia dengar" ( HR. Muslim )
Aisyah Ra, meriwayatkan bahwa seorang wanita bertanya kepada Rasulullah SAW : " Bolehkah saya mengatakan kepada suami saya telah memberikan sesuatu padahal dia tidak memberikan sesuatu kepadaku ? " Rasulullah lalu bersabda : " Orang yang menyiarkan tenteng apa yang tidak dia terima (pemberian) bagaikan orang yang memakai dua baju kebohongan." (Muttafaq allaihi)
Abdullah bin Basar Ra pernah menyebutkan bahwa ada seorang laki - laki berkata : " Ya Rasulullah, sesungguhnya syariat Islam itu telah cukup banyak dalam pandangan saya, untuk itu beritahu saya dengan yang bisa saya jadikan peganggan. " Bersabda Rasulullah : " Lidahmu itu akan selalu basah dengan berdzikir kepada Allah." ( HR. Tirmidzi )
" Sesungguhnya sesuatu yang paling saya benci dan paling jauh posisinya dariku pada hari kiamat adalah mereka yang banyak bicara angkuh dalam berucap dan besar mulut." ( HR. Tirmidzi )
"" Barangsiapa yang mengaku beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berkatalah yang baik, atau (kalau tidak bisa) diamlah." (HR. Bukhari)
" Abi Musa Ra berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda : " Jika seorang wanita memakai wangi - wangian kemudian keluar menuju khalayak ramai agar mereka mencium baunya, maka dia telah begini dan begini (artinya sama saja seperti pelacur)." (HR. Ahmad)
" Berdoalah kamu sekalian kepada Alloh dengan perasaan yakin akan dikabulkannya doamu. Ketahuilah bahwasannya Allah SWT tidak akan mengabulkan doa orang yang hatinya lalai dan tidak bersungguh - sungguh." (HR. Tirmidzi)
Allah Azza Wa Jalla berfirman : " Orang - orang yang saling mencintai karena Aku mereka mendapat cahaya Illahi yang dirindukan oleh para Nabi dan Syuhada." (HR.Tirmidzi)
" Barangsiapa yang ingin dilapangan rezekinya, ditangguhkan ajalnya dan dilapangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silahturahmi." (Mutafaq alaihi)
"Barangsiapa yang tidak menyayangi, maka dia tidak akan disayani." (HR. Bukhari)
" Sesungguhnya marah itu datangnya dari setan dan dia (setan) diciptakan dari api, dan api dapat dipadamkan dengan air. Karena itu jika salah seorang dari kalian marah maka berwudhulah." (HR. Ahmad)
" Barangsiapa meniru - niru suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka." (HR. Abu daud)

Daripada Anas bin Malik Radhiallahu 'anhu telah berkata : Aku mendengar Rassulullah S.A.W bersabda : Sesungguhnya Allah berfirman (maksud) : Wahai anak Adam! Apabila engkau memohon dan mengharapkan pertolonganKu maka Aku akan mengampunimu dan Aku tidak menganggap bahawa ia suatu yang bebanan. Wahai anak Adam! Sekalipun dosa kamu seperti awan meliputi langit kemudian kamu memohon keampunanKu, nescaya Aku akan mengampuninya. Wahai anak Adam! Jika kamu menemuiku(selepas mati) dengan kesalahan sebesar bumi, kemudiannya kamu menemuiKu dalam keadaan tidak syirik kepadaKu dengan sesuatu nescaya Aku akan datang kepadamu dengan pengampunan terhadap dosa sebesar bumi itu.
- Riwayat imam Tarmizi dan kata beliau ia adalah hadis Hasan Sohih -
2. Di dalam sohih Muslim tercatat : Firman Allah Ta'ala ( maksud ) : Sesiapa yang mendekatiKu sejengkal maka Aku akan mendekatinya sehasta. Dan sesiapa yang menghampiriKu sehasta maka aku kan menghampirinya sepemeluk dan sesiapa yang datang kepadaKu dalam keadaan berjalan maka Aku akan kepada dalam keadaan bersegera. Dan sesiapa menemuiKu(selepas mati) dengan dosanya sebesar bumi tetapi tidak syirik padaKu dengan sesuatu nescaya Aku akan menemuinya dalam keadaan mengampuni dosa sebesar bumi itu.
3. Hadis yang artinya : Demi tuhan yang mana diriku berada pada tanganNya (kekuasaan) sekiranya kamu melakukan kesalahan sehingga memenuhi dosa-dosa itu antara langit dan bumi kemudian kamu memohon keampunan Allah nescaya Dia akan mengampunimu.
4. Di dalam Hadis Qudsi yang artinya : Satu kebaikan akan diganda sepuluh malah lebih, manakala satu kejahatan tetap dikira satu (tidak diganda) ataupun aku mengampuninya. Sekalipun kamu menemuiKu(selepas ,mati) dengan dosa sebesar bumi tetapi tidak syirik kepadaKu dengan sesuatu maka Aku akan menemuinya dengan mengampuni dosa sebesar itu.
- Dipetik dari kitab Al-Ittihafat -
5. Dalam hadis sohih yang lain yang artinya :Doa adalah senjata bagi orang mukmin, tiang agama dan cahaya yang menerangi langit dan bumi.
6. Rasulullah S.A.W telah bersabda yang artinya : Sesiapa yang banyak beristighfar maka Allah akan menjadikan baginya daripada setiap kesusahan jalan penyelasaian, daripada setiap kesempitan jalan keluar dan akan diberikan rezeki dengan cara yang tidak diketahui.
7. Rasulullah S.A.W telah bersabda yang artinya : Tiada daripada seorang muslim yang memohon doa sedangkan dia sendiri bersih dari dosa dan juga dia tidak pernah memutuskan perhubungan silaturrahim sesama manusia melainkan Allah akan menganugerahi kepadanya satu dari tiga perkara ini : sama ada terus diterima doanya, sama ada Dia akan menangguhnya sehingga hari akhirat ataupun disimpan(ampun) segala kejahatan yang seumpanya (permintaan tadi). Maka para sahabat bertanya : Sekalipun banyak? Sabda baginda S.A.W : Allah lebih banyak pemberianNya.
FAEDAH DAN PENGAJARAN HADIS
1. Islam menggalakkan kita agar memperbanyakkan beristighfar, selalu bertaubat kerana kita tidak lepas daripada dosa. Rasulullah S.A.W sendiri sentiasa beristighfar lebih 70 kali setiap hari sedangkan baginda S.A.W merupakan seorang rasul yang maksum atau dipelihara daripada dosa besar dan kecil.
2. Keampunan Allah lebih besar daripada dosa yang dilakukan oleh hambaNya sekalipun besar dan banyak kerana rahmatNya dan kerana Dia Maha Kaya daripada makhlukNya.

3. Dosa itu adalah penyakit dan ubatnya adalah istighfar.

4. Dilarang sama sekali kita berputus asa daripada rahmat Allah dan diwajibkan kita agar sentiasa bersangka baik dengan kemaafan dan pengampunan dari Allah. Tetapi tidak dikira melampaui syariat sekira timbulnya perasaan terlalu takut pada Allah sehingga kita merasakan kita tidak akan diampun lagi tetapi dalam masa yang sama kita terus mengharap dan gerunkanNya. Kedua-duanya adalah sesuatu yang akan mengimbangkan fitrah pada diri seorang muslim pada satu sudut dan kesan daripada tarbiah Islamiah pada sudut yang lain.Tidak sempurna pengabdian melainkan dengan mengambil kedua-duanya sekali.

5. Allah mengampuni semua dosa selain daripada syirik kepadaNya samada melalui perbuatan, perkataan dan pengiktirafan hati.

6. Diminta agar kita sentiasa bersegera di dalam beristighfar dan bertaubat serta tidak melengahkannya.

7. Sesungguhnya perkara yang membawa kepada syirik kepada Allah akan menutup kita daripada rahmatNya.

8. Istighfar ialah dengan lidah manakala taubat pula dengan lidah, anggota dan hati iaitu dengan meninggalkan dosa lalu, bertekad untuk tidak mengulanginya dan menunaikan kewajipannya.
9. Tiga cara Allah menerima doa hambaNya iaitu :
1. Terus menerima segala permohonan dan permintaan yang dipohon
2. Menangguhnya sehingga hari akhirat nanti
3. Menghapuskan dosa yang sama kadarnya dengan permintaan yang diminta kepada Allah.
10. Antara adab-adab ketika berdoa ialah :
1. Mendatangkan di dalam hati rasa keinsafan ataupun sebarang permohonan yang hendak diminta bukannya sekadar diucap di mulut tetapi tidak terlintas atau terasa di hati tentang apa yang didoakan.Sebaik- baiknya jika kita kurang memahami bahasa Arab maka lebih baik kita menggunakan bahasa Melayu ketika berdoa kecuali nama-nama Allah yang lebih baik gunakan bahasa Arab.
2. Mengharapkan agar Allah akan menerimanya dengan penuh keyakinan bukannya di
sana
masih terdetik sikap kesangsian ataupun tidak terlalu mengharap ketika doa dilakukan sambil lewa sahaja.
3. Tidak mudah putus asa dengan terlalu mengharapkan segala doa yang dipohon terus diqabulkan oleh Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Menerima.
4. Tetapkan hati dengan menjauhi perasaan mudah berubah hati ketika memohon doa kepada Allah.
11. Adab Istighfar pula ialah :
1. Memuji dan menyebut nama Allah dengan menyebut salah satu namanya terutama Al-Ghaffar, Ar-Rahman, Ar-Rahim.
2. Menyebut penyelesalan ke atas dosa dengan menyebut dosa yang telah dilakukan.
3. Memohon kepada Allah keampunan di atas dosa yang telah dilakukan.
ANTARA TANDA-TANDA LAILATUL QADAR

Lailatul Qadar merupakan satu malam yang mempunyai kelebihan lebih seribu bulan yang lain. Ini dapat kita lihat daripada apa yang telah dinukilkan oleh Allah di dalam al-Quran dalam surah al-Qadar. Begitu juga dengan apa yang telah diberitahukan oleh Rasulullah S.A.W dalam beberapa hadis yang sohih. Kita disuruh untuk menghidupkan malam lailatul qadar dan tidak membiarkannya berlalu begitu saja. Rasulullah S.A.W telah bersabda dalam hadis muttafaq 'alaih daripada Abu Hurairah yang artinya : Sesiapa yang menghidupkan malam lailatul qadar penuh keimanan dan keikhlasan akan diampun baginya dosa yang telah lalu.
Menurut imam Fakhrurrazi bahwa Allah menyembunyikan malam lailatul qadar dari pengetahuan kita sebagaimana Dia menyembunyikan segala sesuatu yang lain. Dia menyembunyikan keredhaanNya pada setiap ketaatan sehingga timbul dalam diri kita keinginan untuk melakukan semua ketaatan atau ibadat itu. Begitu juga Dia menyembunyikan kemurkaanNya pada setiap perkara maksiat agar kita berhati-hati dan menjauhi segala maksiat dan tidak memilih antara dosa besar dan kecil untuk melakukannya kerana dosa kecil jika terus dilakukan secara berterusan akan menjadi dosa besar jika kita tidak bertaubat dan berusaha meninggalkannya. Dia menyembunyikan wali-waliNya agar manusia tidak terlalu bergantung kepada mereka dalam berdoa sebaliknya berusaha sendiri dengan penuh keikhlasan dalam berdoa untuk mendapatkan sesuatu daripadaNya kerana Allah menerima segala doa orang yang bersungguh-sungguh dan tidak mudah berputus asa. Dia menyembunyikan masa mustajab doa pada hari Jumaat supaya kita berusaha sepanjang harinya. Begitulah juga Allah menyembunyikan penerimaan taubat dan amalan yang telah dilakukan supaya kita sentiasa istiqamah dan ikhlas dalam beramal dan sentiasa bersegera dalam bertaubat. Demikianlah juga dengan penyembunyian malam lailatul qadar agar kita membesarkan dan menghidupkan keseluruhan malam Ramadhan dalam mendekatkan diri kepadaNya bukan hanya sekadar menunggu malam lailatu qadar sahaja untuk beribadat dan berdoa. Tetapi inilah penyakit besar yang menimpa umat Islam yang menyebabkan malam-malam Ramadhan lesu kerana mereka hanya menanti malam yang dianggap malam lailatul qadar sahaja untuk beribadat. Kerana mengejar kelebihan lailatul qadar yang mana kita tidak mengetahui masanya yang tertentu menyebabkan kita terlepas dengan kelebihan Ramadhan itu sendiri yang hanya datang setahun sekali.
Antara tanda-tanda dalam mengetahui malam lailatul qadar adalah berdasarkan beberapa hadis di bawah :
1. Abi Ibnu Ka'ab telah meriwayatkan bahawa Rasulullah S.A.W telah bersabda mengenai lailatul qadar yang artinya : Sesungguhnya matahari yang keluar pada hari itu tidak begitu bercahaya (suram). - Hadis riwayat imam Muslim dalam kitab puasa -
2. Telah diriwayatkan daripada Nabi S.A.W bahawa baginda telah bersabda yang artinya : Sesungguhnya tanda-tanda lailatul qadar, bahawa malamnya bersih suci seolah-olah padanya bulan yang bersinar, tenang sunyi, tidak sejuk padanya dan tidak panas, tiada ruang bagi bintang untuk timbul sehingga subuh, dan sesungguhnya tanda-tandanya matahari pada paginya terbit sama tiada baginya cahaya seperti bulan malam purnama tidak membenarkan untuk syaitan keluar bersamanya pada hari itu. - Hadis riwayat imam Ahmad dengan isnad jayyid daripada Ibadah bin As-Somit -
3. Dalam Mu'jam At-Tobarani Al-Kabir daripada Waailah bin Al-Asqa' daripada Rasulullah S.A.W telah bersabda yang artinya : Malam lailatul qadar bersih, tidak sejuk, tidak panas, tidak berawan padanya, tidak hujan, tidak ada angin, tidak bersinar bintang dan daripada alamat siangnya terbit matahari dan tiada cahaya padanya(suram).
4. Telah meriwayat Al-Barraz dalam musnadnya daripada Ibn Abbas bahawa Rasulullah S.A.W telah bersabda yang artinya : Malam lailatul Qadar bersih tidak panas dan tidak pula sejuk.
Qadhi 'Iyad telah mengatakan ada dua pendapat mengenai matahari yang terbit tanpa cahaya iaitu:
1) Ia merupakan tanda penciptaan Allah SWT.
2) Menunjukkan bahawa kerana terlalu banyak para malaikat yang berzikir kepada Allah pada malamnya dan mereka turun ke bumi yang menyebabkan sayap-sayap dan tubuh mereka yang halus menutupi dan menghalangi matahari dan cahayanya.

Daripada hadis-hadis di atas bolehlah kita buat kesimpulan bahawa antara tanda-tanda lailatul qadar ialah :
a. Pada malamnya keadaan bersih dengan cuaca tidak sejuk dan tidak pula panas.
b. Malamnya tenang yang mana terang dan angin tidak bertiup sebagaimana biasa dan awan agak nipis.
c. Malamnya tidak turun hujan dan bintang pula tidak bercahaya seolah-olah tidak timbul.
d. Pada siangnya pula matahari terbit dalam keadaan suram.
TANDA TANDA QIAMAT



Penaklukan Baitulmuqaddis. Dari Auf b. Malikr.a.,
katanya, "Rasulullah s. a. w. telah
bersabda:"Aku menghitung enam perkara menjelang hari
kiamat."Baginda menyebutkan
salah satu di antaranya, yaitu penaklukan
Baitulmuqaddis." - Sahih Bukhari
Zina merajalela."Dan tinggallah manusia-manusia
yang buruk, yang seenaknya
melakukan persetubuhan seperti himar (keldai).
Maka pada zaman mereka inilah kiamat
akan datang." - Sahih Muslim
merajalela alat muzik."Pada akhir zaman akan
terjadi tanah runtuh, rusuhan dan
perubahan muka."
Ada
yang bertanya kepada
Rasulullah;
"Wahai Rasulullah bila hal ini
terjadi?" Baginda menjawab;"Apabila telah
bermaharajalela bunyi-bunyian (muzik) dan
penyanyi-penyanyi wanita" - Ibnu Majah
Menghias masjid dan membanggakannya. "Di antara
tanda-tanda telah dekatnya kiamat
ialah manusia bermegah-megahan dalam mendirikan
masjid" - Riwayat Nasai.
Munculnya kekejian, memutuskan kerabat dan
hubungan dengan tetangga tidak baik.
"Tidak akan datang kiamat sehingga banyak
perbuatan dan perkataan keji, memutuskan
hubungan silaturahim dan sikap yang buruk dalam
tetangga." - Riwayat Ahmad dan Hakim
Banyak orang soleh meninggal dunia."Tidak akan datang
hari kiamat sehingga Allah
mengambil orang-orang yang baik dan ahli agama di
muka bumi, maka tiada yang tinggal
padanya kecuali orang-orang yang hina dan buruk
yang tidak mengetahui yang makruf dan
tidak mengingkari kemungkaran - Riwayat Ahmad
Orang hina mendapat kedudukan terhormat."Di
antara tanda-tanda semakin dekatnya
kiamat ialah dunia akan dikuasai oleh Luka' bin
Luka'(orang yang bodoh dan hina). Maka
orang yang paling baik ketika itu ialah orang
yang beriman yang diapit oleh dua orang
mulia" -Riwayat Thabrani
Mengucapkan salam kepada orang yang dikenalnya
saja."Sesungguhnya di antara
tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat ialah
manusia tidak mahu mengucapkan salam
kepada orang lain kecuali yang dikenalnya saja."
- Riwayat Ahmad
Banyak wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya
telanjang. Diriwayatkan dari Abu
Hurairah r.a. "Di antara tanda-tanda telah
dekatnya hari kiamat ialah akan muncul
pakaian-pakaian wanita dan apabila mereka
memakainya keadaannya seperti telanjang."
Bulan sabit kelihatan besar."Di antara
tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat ialah
menggelembung (membesarnya) bulan sabit." -
Riwayat Thabrani
Banyak dusta dan tidak tepat dalam menyampaikan
berita."Pada akhir zaman akan muncul
pembohong-pembohong besar yang datang kepadamu
dengan membawa berita-berita yang
belum pernah kamu dengar dan belum pernah
didengar oleh bapak-bapak kamu sebelumnya,
mereka tidak menyesatkanmu dan
memfitnahmu" - Sahih Muslim
Banyak saksi palsu dan menyimpan kesaksian yang
benar."Sesungguhnya sebelum
datangnya hari kiamat akan banyak kesaksian palsu
dan disembunyikan kesaksian yang
benar" - Riwayat Ahmad
Negara Arab menjadi padang rumput dan
sungai."Tidak akan datang hari kiamat sehingga
negeri Arab kembali menjadi
padang
rumput dan
sungai-sungai." - Sahih Muslim
DOA DAN MAKANAN HARAM

Maksud Hadis

Daripada Abu Hurairah telah berkata : Sabda Rasulullah s.a.w yang artinya : Sesungguhnya Allah itu Maha Baik tidak menerima melainkan sesuatu yang baik. Dan Sesungguhnya Allah telah memerintah para orang yang beriman sama dengan apa yang telah Dia perintah dengannya terhadap para rasul. Maka firmanNya yang artinya : Wahai rasul-rasul makanlah kamu daripada makanan yang baik (halal)...dan firmanNya lagi yang artinya : Wahai orang-orang yang beriman makanlah kamu daripada makanan yang baik apa yang dianugerahkan kepadamu(halal).... Kemudian Rasulullah s.a.w menyebut tentang seorang pemuda yang bermusafir dalam perjalanan yang jauh, hal rambutnya kusut masai, mukanya berrdebu di mana dia mengangkat tangan ke langit : Wahai Tuhanku...wahai Tuhanku... sedangkan makanannya haram, minumannya haram dan pakaiannya haram..Dan dia dibesarkan dengan memakan makanan haram maka bagaimana Kami mau mengabulkan doanya.
- Riwayat imam Muslim -
Keterangan ringkas
1. Ketika berdoa maka sebutlah nama-nama Allah yang baik dan cantik kerana Allah begitu menyayangi mereka yang menyebut nama-namaNya malah sesiapa yang menghafal dan menghayati nama Allah yang 99 maka dijanjikan balasan Syurga.
2. Tidak boleh memberi sedekah perkara yang haram atau tidak elok kerana telah diriwayatkan dalam satu hadis Sohih yang bermaksud : Allah tidak akan menerima sembahyang tanpa bersuci dan Dia tidak menerima sedekah daripada perkara yang tidak elok (sumber atau bendanya).
3. Kita dapat lihat bagaimana Allah menerima korban Habil berupa seekor kibas yang gemuk dan sihat serta Dia menolak korban Qabil yang berupa gandum yang tidak elok.
4. Ibnu Abbas menerangkan bagaimana Allah tidak akan menerima sembahyang seseorang yang mana di dalam tubuhnya ada perkara yang haram.
5.Walau pun seseorang yang bermusafir dengan niat yang elok merupakan jihad dan doa orang yang musafir mudah dikabulkan oleh Allah tetapi jika dia dibesarkan dengan makanan, minuman atau pakaian yang haram maka doanya akan ditolak oleh Allah.
6. Imam Syafie sendiri pernah pada suatu hari mengadu kepada gurunya tentang beliau susah mengingati dan memahami apa yang dipelajari sedangkan sebelum ini tidak pernah berlaku perkara demikian. Lalu gurunya meminta agar beliau menjauhi perkara yang haram dengan kata-katanya : Sesungguhnya ilmu itu adalah cahaya dan cahaya Allah tidak akan dianugerahkan kepada orang yang berbuat maksiat. Mendengar jawapan gurunya lalu imam Syafie pulang ke rumahnya dan bertanya adakah beliau telah diberi makan atau minum perkara yang haram. Lalu ibunya teringat bagaimana dia telah memberi minum air susu yang diperah daripada seekor kambingnya yang telah memakan tanaman jirannya tanpa sengaja.Inilah kesan buruk daripada perkara haram atau syubhat.
7. Antara perkara yang menghalang daripada dikabulkan doa seseorang ialah sebagaimana berikut :
a. Doa orang yang zalim
b. Doa orang yang sentiasa melakukan dosa
c. Doa orang yang memutuskan tali persaudaraan
d. Doa orang yang dilumuri dengan maksiat
e. Doa tanpa sebab yang dilakukan sambil lewa

8. Setiap muslim yang memanjatkan doanya kepada Allah dengan bersungguh maka akan dikabulkan oleh Allah dalam 4 keadaan iaitu :
a. Samada dikabulkan secara segera
b. Dikabulkan setelah melalui masa yang lama
c. Dikabulkan di akhirat nanti dengan digandakan pahala
d. Atau diampuni dosanya

Rujukan :
1. Abdul Wahab Rashid Salleh Abu Sofiayyah, Syarah al-Arba'in al-Nawawiah, Dar al-Basyir, cet. ketiga 1995

KELEBIHAN HAYATI AL-QURAN



Al-Quran merupakan mukjizat yang paling besar dan utama yang diturunkan oleh Allah kepada nabi kita Muhammad s.a.w. Ia merupakan petunjuk yang paling baik untuk umat manusia sehingga hari qiamat dalam mencari keridhaan Allah seterusnya mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.
Di antara kelebihan membaca serta menghayati segala isi al-Quran dapat dilihat melalui beberapa petikan hadis nabi s.a.w sebagai pedoman kepada kita semua.
1. Sabda nabi s.a.w yang artinya : Sebaik-baik kamu ialah orang yang belajar al-Quran dan mengajarnya
- muttafaqqun 'alaihi

2. Sabda nabi s.a.w yang artinya : Sesiapa yang membaca satu huruf daripada kitab Allah (al-Quran) maka baginya(pembaca) dengannya (al-Quran) pahala dan pahala digandakan sepuluh sebagaimananya. Aku tidak kata bahawa alif laam miim itu satu huruf tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim itu satu huruf
- diriwayat oleh Tarmizi dan ia merupakan hadis hasan sohih

3.Sabda nabi s.a.w yang artinya : Orang yang membaca al-quran dan dia mahir dengannya bersama malaikat yang mulia dan orang yang taat. Sesiapa yang membaca al-Quran sedangkan dia tersekat-sekat padanya dan dia begitu susah atasnya maka baginya 2 pahala (pahala membaca dan pahala kesusahan).
- Sohih Bukhari dan muslim

4.Abi Umamah al-Bahili telah berkata bahawa dia mendengar sabda nabi s.a.w yang artinya : Kamu hendaklah membaca al-Quran maka sesungguhnya ia akan datang pada hari qiamat sebagai syafaat bagi ahli-ahlinya
- Riwayat Muslim

5. Sabda nabi s.a.w yang artinya : Sesungguhnya sesiapa yang tidak terdapat pada kerongkongnya sesuatu daripada al-Quran(tidak membaca) maka ia seperti rumah yang usang
- Riwayat Tarmizi

6. Dalam satu hadis Qudsi di mana sabda nabi s.a.w yang bermaksud : Allah telah berfirman yang artinya : Sesiapa yang sentiasa sibuk dengan al-Quran dan zikir mengingatiKu daripada meminta-minta kepadaKu maka Aku akan anugerahkan perkara yang lebih baik daripada Aku anugerahkan kepada mereka yang sentiasa memohon kepadaKu itu. Dan kelebihan Kalam Allah di atas segala kalam yang lain seperti lebihnya Allah di atas segala makhlukNya
- Riwayat Tarmizi dan hadis hasan sohih

7. Sabda nabi s.a.w yang artinya : Tiada suatu kaum yang berhimpun di dalam rumah daripada rumah-rumah Allah (masjid) membaca kitab Allah (al-Quran) dan tadarrus antara mereka melainkan akan diturunkan ketenangan ke atas mereka, disirami ke atas mereka rahmat, dikelilingi oleh para malaikat dan Allah menyebut-nyebut mereka pada sesiapa di sisinya
- Riwayat Muslim

8. Daripada Daripada 'Uqbah bin 'Amir telah berkata : Telah keluar Rasulullah s.a.w menemui kami di Suffah maka sabdanya : Siapakah di kalangan kamu yang suka keluar ke Buthan dan 'Aqiq (nama 2 tempat di Madinah) di mana dia akan membawa pulang darinya 2 ekor unta yang sihat lagi gemuk tanpa berbuat dosa dan tidak pula memutuskan tali persaudaraan ? Maka kami menjawab : Wahai Rasulullah! Kami semua menyukai perkara itu. Sabdanya : Mengapakah seseorang daripadamu tidak keluar ke masjid untuk belajar atau membaca 2 ayat daripada kitab Allah (al-Quran) maka ia lebih baik daripada 2 ekor unta yang gemuk, tiga ekor, empat ekor di mana lebih baik baginya daripada empat dan daripada semua bilangan unta
- Riwayat Muslim
10 Tahapan Proses Pembuatan Bayi Tabung

Secara sederhana, bayi tabung adalah proses pembuahan sel telur dan sperma di luar tubuh ibu, istilahnya in vitro vertilization (in vitro bahasa latin, artinya “dalam gelas atau tabung,” vertilization artinya pembuahan). Dalam proses bayi tabung, sel telur matang diambil dari indung telur ibu, dibuahi dengan sperma di dalam medium cairan. Setelah berhasil, embrio kecil yang terjadi dimasukkan ke rahim dengan harapan berkembang menjadi bayi.

Berikut 10 tahapan dalam proses pembuatan bayi tabung:
  1. Seleksi pasien. Apakah Anda dan suami layak mengikuti program bayi tabung. Bila layak, baru bisa masuk dan mengikuti program bayi tabung.
  2. Stimulasi atau merangsang indung telur untuk memastikan banyaknya sel telur. Secara alami, sel telur hanya satu. namun untuk bayi tabung, perlu lebih dari sati sel telur untuk memperoleh embrio.
  3. Pemantauan pertumbuhan folikel (cairan berisi sel telur di indung telur) melalui ultrasonografi. Tujuannya, melihat apakah sel telur sudah cukup metang untuk ‘dipanen.’
  4. Mematangkan sel telur dengan menyuntikkan obat agar siap ‘dipanen.’
  5. Pengambilan sel telur, kemudian diproses di laboraturium.
  6. Pengambilan sperma suami (pada hari yang sama). Jika tidak ada masalah, pengambilan dilakukan lewat masturbasi. Jika bersamalah, pengambilan sprema langsung dari buah zakar melalu operasi.
  7. Pembuahan atau (fertilisasi) di dalam media kultur di laboraturium. hasilnya embrio.
  8. Transfer embrio kembali ke dalam rahim agar terjadi kehamilan, setelah embrio terbentuk.
  9. Penunjang fase luteal untuk mempertahankan dinding rahim. Dokter emberi obat untuk mempertahankan dinding rahim ibu agar terjadi kehamilan.
  10. Terakhir, proses simpan beku embrio. Jika ada embrio lebih, bisa disimpan untuk kehamilan selanjutnya.

Rabu, 08 Februari 2012

Arti Sebuah Cinta

Di saat kau mulai ingin melepaskan seseorang ...
Ingatlah saat kau ingin mendapatkannya ...

Saat kau mulai tak mencintainya ..
Ingatlah saat pertama kali kau jatuh cinta padanya ...

Saat kau mulai bosan dengannya ...
Ingatlah saat" indah bersamanya..

Saat kau ingin menduakannya ..
Bayangkan seandainya dia selalu setia ...

Saat kamu ingin membohonginya ..
Ingatlah saat dia berkata jujur dan apa adanya ..

Maka kamu akan merasakan pahit, manis, serta makna mencintai seseorang dengan tulus dan penuh KEIKHLASAN bukan karena KETERPAKSAAN ^_^